terapi Leukemia
Terapi Leukemia
TerapiLeukemia.com

TNBB Perpanjangan Tangan Tuhan


Paulus Maria Bagus

TNBB Perpanjangan Tangan Tuhan
“Berat badan menyusut drastis. Saat periksa darah, leukosit saya berada di atas ambang normal. Saya divonis mengidap Leukimia.”

Paulus Maria Bagus

NAMA SAYA Paulus Maria bagus.

Saya memiliki cerita, seputar pengalaman memerangi Leukimia yang saya derita sejak 2005 silam. Doa saya selama tiga tahun yang mengharapkan agar Tuhan YME, menyembuhkan penyakit Leukimia, akhirnya terjawab. TNBB menjadi perpanjangan tangan Tuhan dalam pemberian berkat dan kesehatan bagi saya.

Ceritanya berawal pada bulan Agustus 2005. Saya merasa heran terhadap penyusutan berat badan saya. Lemas dan kurang nafsu makan menjadi pelengkap penderitaan saya. Anehnya saya tidak merasakan sakit di tubuh atau organ dalam saya. Merasa aneh, saya memeriksakan darah saya ke laboratorium, pada 6 september 2005. Sore hari saya mengambil hasil laboratorium tes darah saya. Betapa kagetnya saat saya membaca bahwa Leukosit saya berada di angka 22.222, yang seharusnya normalnya berada dikisaran 4.000-10.000.

Saat itu menjadi momentum terberat bagi saya. Saya memutuskan untuk berobat secara medis. Menutur dokter penyakit saya bisa disembuhkan, dengan catatan meminum obat setiap hari seumur hidup. Bayangkan saya harus minum obat yang sebutirnya seharga 250.000,- dan saya harus meminumnya sehari kali.

Suatu hari saat diadakan reuni jemaat pasca kepergian ke Israel, ada seorang jemaat yang menilai wajah saya semakin pucat dan badan terlihat kurus. Akhirnya saya ceritakan mengenai penyakit saya. Kemudian ia memberikan sebotol TNBB untuk dikonsumsi dan mengatasi masalah kesehatan saya. Dengan dosis 1 x 30cc sehari dan dibarengi dengan konsumsi obat medis, saya merasakan perubahan dalam tubuh saya.

Hasil laboratorium saya kembali normal dan membaik. Stamina prima, dan nafsu makan meningkat. Saya yakin Bahwa TNBB merupakan perpanjangan tangan Tuhan dan kesembuhan saya. Saya sarankan TNBB menjadi alternatif solusi masalah kesehatan yang bisa diandalkan.

Akhir Derita Selama Empat Tahun


Sandra

"Kisah Sandra"
Akhir Derita Selama Empat Tahun

>Sandra

KECERIAAN menyeruak dari raut wajah seorang bocah yang selama hampir empat tahun hidup dengan kegetiran menghadapi penyakit yang mengerikan. Dia adalah Sandra, anak dari Ranie D. Garnadi. Demam berkepanjan-an menjadi awal dari penyakit yang diderita Sandra. Hasil laboratorium tidak mengindikasikan Sandra terkena Lupus, sedangkan unutk Leukimia, Ranie tidak sempat memeriksakan-nya. Setelah sepuluh bulan perawatan, kondisi Sandra membaik.

>Sandra

Tapi pada 15 Mei 2006, Sandra jatuh sakit lagi. Diawali dengan flu lalu demam yang berkepanjangan, hingga anemia (HB mencapai 5,90, leukosit tinggi dan berbagai gejala tidak mormal lainnya, membuat Sandra harus diopname selama 10 hari di rumah sait dan menjalani trnsfusi darah karena anemianya sudah kronis, diagnosa rumah sakit juga menyatakan bahwa ada pembengkakan jantung yang merupakan imbas dari anemia kronis tersebut.

Derita hebat yang di alami Sandra membuat gadis kecil ini, tak dapat berjalan. Dokter menyarankan Sandra dibawa ke ahli tulang anak untuk fisioterapi. Sandra juga diperiksa dengan CT Scan di bagian Thorax dan Abdomen, serta Biopsi, dari pemeriksaan diketahui bahwa Sandra menderita Leukimia dan kanker kelenjar getah bening atau Limfoma Malignum stadium 4.

Jalan satu-satunya untuk sembuh adalah operasi mengangkat tumor, kemoterapi dan radiasi. Karena kendala faktor fisik dan psikis, Ranie mencari pengobatan alternatif non medis. Ia lalu bertemu TAHITIAN NONI ® Bioactive Beverage ™ (TNBB) dan Sandra mulai mengonsumsi TNBB sejak 20 Juni 2006. Empat bulan kemudian, Sandra sudah bisa duduk. Panas tubuhnya menurun. nafsu makannya meningkat. Perubahan kesehatan Sandra sangat drastis, hingga akhirnya si Kecil itu dapat berlari dengan ceria, sejak Februari 2007 lalu.

Ia lalu bertemu TAHITIAN NONI ® Bioactive Beverage ™ (TNBB) dan Sandra mulai mengonsumsi TNBB sejak 20 Juni 2006. Empat bulan kemudian, Sandra sudah bisa duduk. Panas tubuhnya menurun. nafsu makannya meningkat. Perubahan kesehatan Sandra sangat drastis, hingga akhirnya si Kecil itu dapat berlari dengan ceria, sejak Februari 2007 lalu.

“Hatiku menangis haru, sambil berucap syukur atas karunia sehat yang diberikan Allah SWT melalui TNBB,” kata Ranie.

Myeloid Leukimia Acute


I Gusti Ngurah Suamba

Myeloid Leukimia Acute

Paulus Maria Bagus

Tanggal 1 Januari 2011 tepatnya setahun yang lalu, saat bertugas di daerah Carribean-Belize, I Gusti Nurah Suamba yang berusia 34 tahun mengalami demam tinggi disertai dengan migren yang menyebabkan pendarahan di otak kiri. Dari hasil pemeriksaan lab, diketahui trombositnya turun sekitar 13 sehingga langsung dirujuk ke ICU Miami Hospital. Dari hasil pemeriksaan diketahui ia menderita Myeloid Leukimia Acute dan harus menjalani kemoterapi secepatnya, tetapi kendala pada saat itu terjadi pendarahan di otak kiri dan harus segera di operasi.

Pasca operasi I Gusti malah lupa ingatan, namanya sendiripun ia lupa. Akhirnya tim DR dan keluarga memutuskan untuk dikirim pulang ke Bali-Indonesia dengan rujukan ke Prima Medika Hospital, saat itu kondisi trombositnya rendah. Sesampainya di Bali, tanggal 21 Januari 2011 langsung dilakukan operasi ke dua.

Setelah di operasi, I Gusti Ngurah Suamba langsung menjalani kemoterapi selama 9 hari. Pada hari terakhir kemoterapi, 30 Januari 2011, ia mengalami drop, kejang dan pendarahan di kepala, nilai PLT nya 10 (kritis) normalnya 150- 450 sehingga harus kembail ke ICU.

Ternyata terjadi lagi pendarahan di otak kiri, operasi kembali dilakukan. Diperlukan darah sebanyak 50 kantong untuk transfusi darah. Setelah transfusi, tanggak 1 Februari 2011 PLT nya bisa naik sampai 22. Tapi 2 hari kemudian tanggal 3 Februari 2011 turun lagi PLT nya hingga 12 dinyatakan koma di ICU. Setelah dipindahkan ke ruang perawatan pada tanggal 9 sampai 12 Februari 2011 nilai PLT nya bertahan di 16. Melihat kondisi yang tidak stabil, naik turun, tidak dapat menggerakan tubuh bagian kanan dan berbicara pelo, DR menyarankan transplantasi sumsum tulang belakang namun pihak keluarga tidak menyetujuinya.

Saat itulah TNBB mulai diperkenalkan. Awalnya hanya diberikan diberikan dosis perkenalan dengan takaran sendok makan. Dengan dosis perkenalan PLT empat naik menjadi 23 di tanggal 13 Februari 2011, namun kembali menjadi 16. Pada titik ini, masih diinfus dan transfuse trombosit 8 kantong. Dalam kondisi yang memprihatinkan saat itu, tanggal 15 Februari 2011, Jam 12 siang, Ibu Monica Diana dibantu Ibu Lili mulai memberikan Noni tiap 2 jam 100 ml atau kurang lebih 500 ml atau ½ liter perharinya. Setelah 3 hari mulai terlihat perubahan. PLT nya 104, pengunjung tidak perlu memakai masker, latihan berjalan, BAB lancar dan air seni bening karena sebelumnya berwarna keruh. Yang paling membahagiakan tanggal 20 Februari 2011 nilai PLT 249, bersama istri sudah sampai berjalan ke ruang tunggu pasien dan sudah mulai belajar berbicara.

Paulus Maria Bagus

Dokterpun tidak percaya dengan perkembangan ini, sehingga dokterpun mengecek ulang keesokan harinya hingga dokter bertanya pada istrinya apa yang diberikan kepada IGN Suamba? Setelah istrinya menjawab diberikan TNBB dan akhirnya Dokterpun menyarankan untuk meneruskan mengonsumsi TNBB. Beberapa hari kemudian PLT nya menjadi 363 bahkan pernah sampai 400 setelah hari ke 17 minum TNBB, dan saat menjalani kemoterapi efek buruknya tidak dirasakan.

Pada tanggal 9 Maret 2011 dokter menyatakan darah bapak I Gusti Ngurah Suamba normal dan sudah tidak terdektesi adanya sel kanker, karenanya tanggal 10 Maret 2011 Pak Suamba dinyatakan boleh pulang dan harus melakukan cek up yang dilakukan setiap bulannya hingga 5 tahun kedepan bebas kanker. Hampir setahun bapak I Gusti Ngurah Suamba mengenal TNBB serta kebesaran Ida Sang Hyang Widhi Wasa (Tuhan Yang Maha Esa).

TNBB Original

Tahitian Noni® Bioactive™ Beverage Original

Isi Botol : 1.000 ml atau 1 liter
Mengandung 30 mg iridoid per 60 ml
Harga Rp. 488.000


Maxidoid

Tahitian Noni® Bioactive™ Beverage Maxidoid

Isi Botol : 750 ml atau 3/4 liter
Mengandung 120 mg iridoid per 60 ml
Harga Rp. 600.000

Kontak
(Pembelian)


Silahkan kontak langsung kepada kami di nomor telpon berikut ini:
Halimah

PIN BB:
579e4177
25CA69C8 (Penuh)

WA:08562992264

SMS: 08562992264

Telp 1: 08562992264
Telp 2: 081229944676
Telp 3: 08175473100

Alamat:
Blunyah Gede No. 221 RT. 12 RW. 34
Sinduadi, Mlati, Yogyakarta, 55284

MELAYANI PENGIRIMAN KE SELURUH KOTA DI INDONESIA
GRATIS ONGKOS KIRIM UNTUK WILAYAH YOGYAKARTA DAN SEKITARNYA
TERSEDIA LAYANAN BAYAR DI TEMPAT/CASH ON DELIVERY (COD) UNTUK WILAYAH YOGYAKARTA DAN SEKITARNYA

Peta Alamat:

REKENING PEMBAYARAN:


Bank: BCA
Atas Nama: Siti Halimah
Nomor Rekening: 3570349740


Bank: BNI
Atas Nama: Siti Halimah
Nomor Rekening: 0230159070


Bank: BRI
Nomor Rekening: 0004-01-010794-53-6
Atas Nama: Siti Halimah


Bank: Mandiri
Nomor Rekening: 900-00-2875272-4
Atas Nama: Siti Halimah